Learning Theories

Learning Environment Shifting

Isu tentang digital native dan digital immigrant akan berpengaruh dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah. Para digital immigrant yang cenderung tidak adaptif dibanding para digital native akan mengalami masa transisi untuk enggan mengakomodasi terknologi informasi dalam pembelajaran. Sebut saja misalnya siswa dilarang membawa hp ke sekolah yang dilakukan oleh banyak kepala sekolah di berbagai wilayah. Tentu ada banyak alasan untuk hal ini. Namun sesungguhnya para digital native merasa nyaman dengan hp terutama smartphone dalam aktivitas harian mereka.

Perubahan teknologi informasi dan komunikasi yang sedemikian cepat perlu diadaptasi dengan melakukan revolusi dalam pengelolaan pendidikan. Cara pandang guru dan pengelola yang berubah, cara penyampaian dan interaksi belajar yang berbeda. Manajemen sekolah juga harus berbeda.

Finding the fit learning paradigm

Pada dasarnya, secara umum paradigma pembelajaran berakar pada dua konsep, yaitu behavioristik dan konstruktivistik. Ada banyak konsep selain keduanya. Summary dari konsep itu akan mempengaruhi bagaimana seorang guru atau pengelola sekolah bertindak.

Dalam linkungan yang bersifat bevariotistik, interaksi akan bersifat sebagai stimulus dan respon. Keberhasilan dalam belajar dicapai dengan cara ini. Penelitian awal yang dilakukan oleh Pavlov menggambarkan bagaimana pembelajaran selanjutnya dikembangkan. Bagaimana belajar? Siswa dianggap sebagai objek yang tidak memiliki keinginan maupun pengetahuan. Sehingga siswa ibarat gelas kosong yang akan diisi oleh guru.

Berbeda dengan behavioristik, dalam pembelajaran konstruktivistik siswa diakui dalam semua kemampuan awal yang dimiliki. Melalui kemampuan awal ini, siswa dapat membangun sendiri pengetahuan baru dari pengalaman yang dia peroleh. Dalam konsep ini siswa difasilitasi untuk dapat berkembang secara mandiri bukan sebagai gelas kosong. Beberapa ahli yang dianggapa sebagai penggagas konsep ini antara lain adalah Piaget dengan perkembangan kognitif , Vigotsky dengan zone of proximal development.

Instructional Learning Design

Berbagai paradigma pembelajaran yang ada dengan teori-teori pembelajaran yang ada maka hal tersebut perlu diturunkan menjadi rancangan pembelajaran. Ada banyak model untuk Instructional System Design. Model-model ini yang akan menjadi dasar bagi para pendidik dalam bagaimana berinteraksi dengan siswa dan proses penyampaian atau induksi pengetahuan yang diharapkan dicapai oleh siswa.

Pada era yang berubah saat ini, pendidikan di sekolah mulai disatukan juga dengan aktivitas komunitas. Sebut saja misalnya konsep whole school, whole community, and whole child atau WSCC. Perhatikan bahwa pada akhirnya akan ada proses penyatuan yang akan kembali menjadi kabur antar sekolah dan komunitas. Karena semuanya adalah satu. Catalog ini barangkali berguna untuk menambah wawasan tentang pembelajaran efektif.