End of The Day

Dalam Al Qiyamah 13 disebutkan: Fa idza nufikha fishuri nafkahtunw wahidah yang diartikan maka ketika sangkakala ditiup sekali tiup. Dan dalam surat Al Mudatsir 8 disebutkan: Fa idza nuqira finnaqur yang diartikan maka ketika sangkakala ditiup. Kedua ayat ini menceritakan tentang akan datangnya hari kiamat. Dari kedua ayat ini akan ditemukan dua padanan, yaitu:

  1. sangkakala = ashuri = annaqur
  2. ditiupkan = nufikha = nuqira

Dengan memahami ciri Qur’an bahwa bahasanya adalah exact, ada kemungkinan bahwa kedua ayat itu menunjuk pada fenomena yang berbeda. Tapi dimana bedanya, kami juga tidak tahu. Lha wong ya tidak tahu bahasa Arab. Hanya kalau dilihat pada ayat-ayat setelahnya, memang akan ditemui perbedaan.

Pada ayat ‘fishuri’ diikuti ayat-ayat tentang fenomena alam pada saat kiamat itu terjadi. Disebutkan juga ‘pada hari itu terjaderbilah hari kiamat’ dengan berbagai tandanya. Seperti ‘diangkatlah bumi/ dataran dan gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali benturan’, ‘dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi rapuh’, dll. 

Pada ayat ‘finnaqur’ diikuti ayat-ayat tentang fenomena yang terjadi pada manusia bukan alam sekitar. Dan juga pada surat ini tidak ada ayat yang eksplisit menyebutkan tentang hari kiamat. Tetapi banyak ayat yang menyebutkan fenomena-fenomena sikap manusia durhaka. “Maka itulah hari yang serba sulit” ada ayat yang seperti itu. ‘Bagi orang-orang kafir tidak ada kemudahan’. Beberapa ayat berikutnya menjelaskan bagaimana orang kafir ‘dilulu’ (bhs. Jawa) dengan kekayaan berlimpah, anak-anak yang selalu bersama (red. Dinasti), kelapangan seluas-luasnya; (karena keserakahan) di ingin sekali agar Aku menambahnya. Tidak bisa! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami. Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan. Dst……..

Kalau dicari pada beberapa hadits akan ditemui bahwa sangkakala ditiup dalam beberapa kali tiupan dengan jarak waktu tertentu antar tiupan. Bisa jadi kedua ayat di atas merupakan kejadian pada tiupan yang berbeda. Hanya Allah yang maha mengetahui.

Ada banyak ayat lain yang menyebut tiupan sangkakala. Mungkin saat sampai bacaan itu, akan ada perenungan lain. Maha suci Allah dengan segala firmanNya.