Sungguh, bangun…

Sungguh, bangun malam itu lebih kuat dan lebih berkesan (Al Muzammil: 6)

Ayat ini rasanya menjadi ayat penanda. Ada ayat lain yang menyebutkan bahwa ‘kalian adalah sebaik-baik umat’. Ada kaitan antara keduanya. Tidak mungkin seseorang menjadi lebih baik dari yang lain jika tidak ada sesuatu yang lebih dari yang lainnya. Kelebihan ini pada umumnya hanya terjadi karena effor yang lebih dari rata-rata yang dilakukan orang lain. 

Ayat di surat Al Muzammil merupakan petunjuk tentang kapan sebaiknya effort tertentu kita lakukan. Bangun malam. Ada rahasia di sana yang perlu diungkap, mengapa bangun malam penting. Ada ayat lain yang menyebutkan ‘dan Aku jadikan tidurmu untuk istirahat, dan malam sebagai pakian, dan siang untuk mencari penghidupan’. 

Pertanyaan yang mengusik, Apakah ini berarti bahwa malam itu tidak ditujukan sebagai waktu tidur? Tetapi pakaian atas apa? Sebagian tafsir menyebut pakaian karena gelap menutup bumi sebagaimana pakaian menutup tubuh. Namun ada sesuatu ‘rasa’ yang kurang pas di sana. Juga apakah akan berarti juga tidur sepanjang malam itu bukan kebiasaan yang baik. Karena disediakan sesuatu yang hebat pada sebagian malam tersebut.

Banyak yang belum terjawab. Yang paling enak adalah dengan menggunakan ayat: wa maa atakumurrasul fakhuduhu, wamaa nahakum fantahu. Dan apa saja yang diperintahkan rasul padamu maka lakukan. dan apa saja yang dilarang padamu maka tinggalkan.

Insya allah dengan mengikuti rasul, rahasia itu akan terkuak. Menjadi umat terbaik. Memberi manfaat pada manusia dan alam sekitar. Berserah diri secara totalitas tanpa reserve.