Leader has ability to select black and white in the grey area

Doa yang sering dibaca adalah: Yaa Allah tunjukilah yang benar adalah benar sehingga aku dapat mengikuti dan yang salah adalah salah sehingga aku dapat menjauhi.

Ketika benar-salah, hitam-putih pada kutubnya masing-masing, maka mudah untuk dapat membedakannya. Tantangan seorang pemimpin adalah bagaimana ketika pada wilayah abu-abu, dia dapat melihat hitam dan putih. Maka doa itu bermakna dalam saat kita berada dalam abu-abu. Banyak ‘pemimpin’ yang gagal dalam memutuskan adalah karena berada pada daerah abu-abu. 

Sehingga menjadi mutlak penting bagi seorang pemimpin memiliki ilmu yang kuat. Ilmu dalam makna ini bukan mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku. Integrasi ketiganya menjadi ilmu yang akan menjadi penerang bagi pemimpin saat berada pada wilayah abu-abu.

Banyak orang yang dianggap sebagai pempimpin, namun tidak membekali diri dengan ilmu. Abu Hurairah berdoa: Yaa Allah jauhkan aku dari dipimpin oleh orang-orang yang kekanak-kanakan dan tidak berilmu. Kekanak-kanakan berarti ia tidak memiliki orientasi masa depan, segala sesuatu hanya dilihat pada kepentingan saat ini, memiliki ego atas diri yang berlebihan. Itu sifat anak-anak. Sehingga anak-anak tidak akan pernah dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya. Ia belum baligh. Pemimpin harus sebaliknya.