EDUCATION MANAGEMENT IN BRIEF

EDUCATION MANAGEMENT IN BRIEF

Shafirra Bulanrizkia Efanda (12005095), Hanza Wiansunu (12005069),

Ratna Nur Isnaeni (12005073), Misbahudin (12005064), Isna Rahmawati (12005083)

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Ahmad Dahlan

 

 

 

ABTRAKSI

Pendidikan merupakan suatu yang sangat pentin. Kemajuan suatu negeri ditentukan oleh seberapa baik pendidikan dikelola. Tulisan ini merupakan pandangan ringkas kami terkait dengan pendidikan. Kami menyakini bahwa pendidikan akan menjadi hebat ketika dalam manajemen pendidikan kita gunakan pendekatan yang terbaik pada eranya. Perubahan merupakan kata kunci untuk sebuah pertumbuhan organisasi.

Kata kunci: education, management, modern organization, innovation

 

 

JALUR PENDIDIKAN

Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Dalam system pendidikan nasional terdiri dari 3 jalur yaitu jalur formal, nonformal, dan informal. Pendidikan formal adalah jalur pendidikaan yang terstruktur dan berjenjang.  Dalam pendidikan formal terdiri atas 3 jenjang yaitu pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan yang terjadi di lingkungan masyarakat yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Pendidikan ini berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan pelengkap. Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Pendidikan ini dapat berbentuk kegiatan secara mandiri. Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan. Jenjang pendidikan terdiri dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tiggi. Bentuk satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar antara lain SD, MI, SMP, dan MTs. Bentuk satuan pendidikan pada jenjang pendidikan menengah antara lain SMA, MA, SMK, dan MAK. Sedangkan satuan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, universitas, program diploma, dan LPTK.

ELEMEN PENTING DALAM PENDIDIKAN

            KURIKULUM. Kurikulum adalah program belajar bagi siswa yang disusun secara sistematis dan logis, di berikan oleh sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan. Sebagai program belajar, kurikulum adalah niat, rencana atau harapan. SILABUS. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu dan sumber belajar. Perencanaan Pendidikan. Perencanaan pendidikan dapat dilihat dari cakupan, jangka waktu pencapaian. Perencanaan pendidikan yang menyeluruh yang berskala nasional untuk mencapai tujuan pendidikan nasional sesuai dengan rumusan tujuan pendidikan nasional yang telah digariskan dalam sistem pendidikan nasional atau Perencanaan pendidikan bertingkat operasional. Perencanaan pendidikan jangka panjang dan juga Perencanaan pendidikan tingkat medium. Kontrol (Pengawasan) Pendidikan. Fungsi kontrol (pengawasan pendidikan) sangat pending, karena erat kaitannya dengan pelaksanaan dan hasil yang diharapkan oleh sistem pendidikan. ORGANISASI. Organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama dalam masalah pendidikan dan dapat membangun tanggung jawab,percaya diri peserta didik. Kontrol (Pengawasan) Pendidikan.  Fungsi kontrol (pengawasan pendidikan) sangat pending, karena erat kaitannya dengan pelaksanaan dan hasil yang diharapkan oleh sistem pendidikan. Peranan dan kategori kontrol yang telah dikemukakan secara singkat dalam uraian di muka, kiranya mengandung implikasi tertentu terhadap sistem kontrol/pengawasan pendidikan. Sistem Informasi Pendidikan. Sistem manajemen pendidikan membutuhkan sistem informasi yang harus dikelola secara baik. EKTRAKULIKULER. Ekskul itu kependekan dari ekstrakurikuler. Ekstra berarti tambahan, dan kurikuler artinya bersangkutan dengan kurikulum. Jadi, ekskul merupakan kegiatan tambahan yang berada diluar program tertulis dalam kurikulum. Contohnya, latihan kepemimpinan dan pembinaan siswa.

SARAN DAN PRASARANA

            Sarana management pendidikan yaitu terdiri dari sekolah,pondok pesantren,bimbingan belajar dll.Pada contohnya sekolah yang umumnya terdiri dari SD,SMP,SMA.Disekolahan itu para siswa dibekali berbagai ilmu,seperti ilmu pengetahuan alam,pengetahuan umum,dan ilmu dasar lainya.Bahkan disekolah para siswa juga dibekali dengan berbagai keterampilan agar para siswa dapat terampil dan mampu mengembangkan bakatnya.Disekolah juga dibekali dengan berbagai ilmu agama,namun lebih detail pengajaran agama islam ada di pondok pesantren. Dipondok pesantren selain dibekali dengan berbagai ilmu agama para santri juga diajari ilmu-ilmu umum agar meraka tidak tertinggal.Lain halnya dengan bimbingan belajar,bimbingan belajar adalah suatu pendidikan yang non formal,sebagai sarana bantuan belajar saat siswa itu kurang faham dengan materi yang diberikan oleh guru disekolah.

UNSUR PENDIDIKAN

Unsur pendidikan mencakup beberapa hal berikut:

  1. Anak Didik : Pihak yang menjadi obyek utama pendidikan.
  2. Pendidik : Pihak yang menjadi subyek dari pelaksanaan pendidikan.
  3. Materi : Bahan atau pengalaman belajar yang disusun menjadi kurikulum.
  4. Alat Pendidik : Tindakan yang menjadi kelangsungan mendidik.
  5. Lingkungan : keadaan yang berpengaruh terhadap hasil pendidikan.
  6. Dasar dan Landasan : Landasan yang menjadi  fundamental dari segala kegiatan pendidikan.

Pendidikan adalah suatu usaha sadar yang teratur dan tematis, yang dilakukan seseorang untuk mempengaruhi agar anak mempunyai sifat dan tabiat yang sesuai dengan tujuan pendidikan. yang menjadi eksistensi mendidik terletak pada tujuan mendidik, sedang mengajar eksistensinya terletak pada materinya. Oleh karena itu dapat disimpulkan mendidik lebih luas dari pada mengajar, dan mengajar merupakan sarana dalam mendidik. Adapun faktor-faktor yang membatasi kemampuan pendidikan : faktor anak didik, faktor pendidik, faktor lingkungan.

MASALAH PENDIDIKAN

Pendidikan adalah penentu dari kemajuan suatu bangsa, dari pendidikanlah banyak bermunculan orang-orang ceradas yang dapat memajukan suatu negara. Namun saat ini pendidikan di Indonesia sangat memprihatinkan. Banyak masalah yang dihadapi negara kita ini menyagkut pendidikan. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan keterbatasan biaya bagi anak yang kurang mampu, membuat pendidikan di negara ini menjadi suatu masalah yang cukup kompleks. Kualitas pendidikan yang masih dianggap rendah juga manyebabkan bibit-bibit bangsa yang kurang baik itu termasuk masalah pendidikan yang harus diselesaikan secepatnya, agar calon pemimpin bangsa menjadi  lebih berkualitas. Sekarang sedang marak pula beredar buku pelajaran yang tidak pas atau tidak pantas diajarkan anak SD. Juga masalah di daerah pelosok yang tidak terjangkau banyak anak-anak usia sekolah yang memilih untuk bekerja atau malah hanya dirumah karena tidak adanya sekolah dan juga tenaga pendidiknya. Disamping itu juga masih banyak sekali masalah pendidikan yang dihadapi negara kita ini. Mari kita sebagai penerus bangsa mulai ikut berpartisipasi membantu masalah pendidikan yang ada dengan kemampuan kita.