Small Concepts on Education Management

Yuka martriana .z (12005055), Sonya endah h (12005058),

Putri widiyati n (12005068), Yulianto (12005074),

Sigit prasetya h (12005086), Evi yuliyani (12005087)

 

Pengertian

            Aktifitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan. Dengan adanya manajemen pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi yang ada pada individu/siswa untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan yang berguna dalam proses pendidikan. Dengan dibentuknya manajemen pendidikan dan peran dari manajemen pendidikan lebih terarah.

Unsur-Unsur Manajemen Pendidikan

            Manajemen pendidikan didalamnya terdapat unsur pendidikan yang terlibat dalam proses pendidikan. Unsur tersebut terdiri dari peserta didik (yaitu yang berstatus sebagai subjek didik), pendidik (orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan), interaksi edukatif (komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah pada tujuan pendidikan), materi atau isi pendidikan (materi diramu dalam kurikulum yang akan disajikan sebagai sarana pencapaian tujuan) dan yang terakhir adalah konteks yang mempengaruhi pendidikan.

Aliran Pendidikan di Indonesia

            Aliran pendidikan di indonesia dibagi menjadi 3 aliran yaitu Muhammadiyah, Tamansiswa, INS (Institut Nasional Sjafei) Kayutanam. Pada aliran Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan, beliau lahir pada tahun 1868 di Yogyakarta dan meninggal pada tahun 1923. Adapun dasar-dasar pendidikan Muhammadiyah antara lain kemasyarakatan, Tajdid (progressivitas), aktivitas, kreativitas dan optimisme. Pada aliran Tamansiswa didirikan oleh Ki Hajar Dewantara pada tanggal 3 Juli 1922 di Yogyakarta, beliau dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889 dan meninggal pada tanggal 26 April 1969. Pada tahun 1947 asas Tamansiswa diubah menjadi Panca Dharma Tamansiswa, asas-asasnya antara lain kebebasan/kemerdekaan, kebudayaan, kodrat alam dan kebangsaan. Pada aliran Institut Nasional Sjafei (INS) Kayutanam didirikan oleh Mohammad Sjafei pada tanggal 31 Oktober 1926 di Kayutanam, Sumatera Barat. Dasar pendidikannya antara lain berfikir secara logis/rasional, keaktifan/kegiatan, pendidikan kemasyarakatan, memperhatikan bakat anak dan menentang intelektualisme.

Sarana dan Prasarana

            Pengertian dan jenis-jenis sarana dan prasana pendidikan. Sarana pendidikan adalah semua perangkat, peralatan, bahan dan perabot yang secara langsung diinginkan dalam proses pendidikan di sekolah. Adapun prasarana pendidikan adalah semua perangkat perlengkapan dasar yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. Sebuah sekolah sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: ruang kelas, perpustakaan, ruang guru, UKS, gudang, laboratorium, tempat ibadah. Pengurusan dan pencatatan semua sarana dan prasarana harus di inventariskan secara periodik. Apabila dalam inventarisasi terdapat sejumlah perlengkapan yang sudah tidak layak pakai maka perlu dilakukan penghapusan/penggantian.

Kelembagaan Pendidikan

            Kelembagaan pendidikan terdiri dari 2 macam yaitu jenjang pendidikan dan jalur pendidikan. Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, yang terdiri atas pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Pendidikan dasar berbentuk SD/MI dan SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat. Pendidikan menengah merupakan lanjutan dari pendidikan dasar yang berbentuk SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat. Pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang berbentuk Akademik, Politeknik, Sekolah tinggi, Institut, Universitas, Program Diploma, LPTK. Sedangkan jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal. Pendidikan formal merupakan jalur pendidikan yang berjenjang terdiri atas pendidikan dasar, menengah, tinggi, seperti SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Perguruan Tinggi. Pendidikan nonformal merupakan jalur pendidikan di luar pendidikan formal seperti bimbel, kursus, maupun les. Pendidikan informal merupakan jalur pendidikan yang terjadi di lingkungan keluarga.