WHY EDUCATION MANAGEMENT IS IMPORTANT?

 

 

Vivi Septiarini Alviani (12005007), Niken Cahya Dewi (12005025),

Zaeni Ahmad Ridho (12005030), Deni Setyawan (12005040), Dwi Apriyani (12005042), Eko Septianto (12005048)

 

 

Introduction

Management pendidikan bertujuan untuk merencanakan cara dan langkah-langkah mewujudkan tujuan program sekolah.Langkah-langkah yg di lakukan yaitu dengan cara menjadikan siswa lebih kreatif, inovatif, dan memiliki kekuatan spritual.Agar langkah-langkah itu bisa tercapai kita sebagai calon guru harus bisa melatih siswa untuk berpendapat dengan jelas dan lancar supaya siswa lebih percaya diri di depan teman dan biasakan siswa untuk bisa berpartisipasi dalam kelompok dan bisa juga siswa di minta mengekspresikan diri scara kreatif, bisa dengan drama, komik,& lain-lain yang menuntut siswa kreatif. Agar tujuan tersebut dapat terwujud maka ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dan dijalani, beberapa faktor yang dapat mendukung berlangsungnya proses pendidikan tersebut sebagaimana dijelaskan berikut

Kurikulum

            Manajemen pendidikan merupakan suatu kerjasama yg di dasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai suatu tujuan pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan kurukulum. Kurikulum merupakan seperangkat pelajaran dan materi pelajaran yang terorganisir untuk membentuk pelajar. Kurikulum mempunyai aspek nasional sebagai penentu bangsa dan aspek lokal yg mempunyai sifat sifat khas daerah, yg merupakan kekayaan nasional. Kurikulum di tetapkan oleh pemerintah (MENDIKNAS) atau lembaga pemerintah non departemen berdasarkan pelimpahan wewenang dari mendiknas. Dengan adanya kurikulum ini juga membantu mengetahui perkembangan pendididkan bangsa.

Keuangan

            Di dalam management pendidikan faktor keuangan juga sangat penting. Dengan adanya faktor tersebut pihak sekolah bisa memaksimalkan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan. Sarana dan prasarana termasuk dalam fasilitas yang menunjang proses pembelajaran. Menurut saya management pendidikan itu perlu menggunakan taktik atau cara tertentu supaya proses pendidikan bisa membuahkan hasil yang maksimal. Salah satunya yaitu melengkapi sarana dan prasarana. Suatu kelas minimal harus ada papan tulis, meja, kursi, dan alat peraga. Selain ruang kelas, ruang perpustakaan juga harus memenuhi standar. Semua buku-buku pelajaran harus tersedia, ruang membaca juga harus kondusif. Oleh karena itu faktor keuangan merupakan salah satu faktor yang penting dalam management pendidikan.

Pendidik

            Dalam management pendidikan ada beberapan aspek penting yang mempengaruhi proses pendidikan. Salah satunya adalah seorang pendidik. Diantara contoh pendidik antara lain: Dosen, Guru dan seseorang yang mendidik juga bisa dikatakan sebagai pendidik.Seorang pendidik sangat vital peranannya dalam dunia pendidikan. Karena Seorang pendidik mempunyai tanggung jawab untuk mendidik bahkan membentuk karakter peserta didiknya (siswa) Agar anak atau siswa siswa tersebut menjadi berkualitas. Baik intelejensinya ataupun moralnya. Supaya di masa yang akan datang siswa-siswa dapat bersaing di era globalisasi seperti saat ini. Dan juga untuk membantu menbangun negara untuk menjadi lebih maju.

Peserta Didik

            Siswa merupakan seseorang yang terdapat pada sebuah lembaga pendidikan dan mengikuti jalur studi. Yang termasuk siswa yaitu SMP,SMA/SMK. Sedangkan TK dan SD tidak termasuk siswa, mekainkan murid. Siswa adalah peserta didik yang mendapatkan bimbingan dari seorang guru. Untuk siswa sedikit demi sedikit proses pembelajaran beralih kepada sistem pembelajaran siswa aktif. Sistam pembelajaran siswa aktif yaitu seperti Paradikma Aktif atau disebut CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) dan Paradigma Baru biasa disebut PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Di dalam sekolah siswa harus mendapatkan haknya sebagai siswa. Guru juga harus bisa menghidupkan suasana pembelajaran agar siswa dapat menemukan sendiri gaya belajarnya. Proses pembelajaran siswa SMP masuk dalam pendidikan dasar lanjutan. Siswa SMA/SMK masuk dalam pendidikan menengah.

            Mahasiswa berada di perguruan tinggi. Mahasiswa adalah peserta didik yang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Ketika siswa SMA/SMK lulus tes masuk perguruan tinggi dan telah registrasi, maka meraka telah sah dipanggil dengan sebutan mahasiswa. Proses pembelajaran mahasiswa masuk dalam jalur pendidikan tinggi. Seorang mahasiswa, pembelajaran yang diberikan lebih banyak pada Pedagogi. Orang yang mengajar mahasiswa disebut dosen. Pembelajaran yang dilakukan adalah pembelajaran orang dewasa. Mahasiswa dianggap telah mampu untuk mengarahkan dirinya sendiri dalam menuntut ilmu. Dalam program pembelajaran seorang dosen hanya mengarahkan, apa yang harus dipelajari oleh mahasiswanya. Mahasiswa juga berhak mendapatkan yang menjadi haknya.  Kesamaan siswa dan mahasiswa adalah sama-sama peserta didik.

Kerjasama

            Manajemen pendidikan merupakan faktor yang terpenting dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di sekolah yang keberhasilannya diukur oleh prestasi tamatan, oleh karena itu dalam menjalankan manajemen tersebut, harus berpikir sistem artinya dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah komponen-komponen terkait atau anggota harus berfungsi optimal yang dipengaruhi oleh kebijakan dan kinerja anggota yang di pimpin.Pimpinan harus bias menempatkan anggota sesuai kemampuan yang di miliki supaya tidak terbebani.Dalam menjalnkan manajemen pendidikan membutuhkan kerjasama antrar anggotsa supaya dalam menjalankan manajemen tersebut berjalan dengan baik dan sesuai apa yang kita harapkan.Serta bias menarik calon siswa baru masauk ke sekolah tersebut.