Redefinisi Industri Strategis

Pemanfaatan IPTEK perlu mempertimbangkan letak geografis dari tanah air kita dan potensi yang kita miliki serta pendayagunaan seluruh sumber daya yang ada agar dapat dijadikan dasar dalam menetapkan langkah-langkah yang akan ditempuh dalam mentransformasikan bangsa kita dari masyarakat yang semula berwawasan pertanian menjadi masyarakat yang berwawasan industri. Perkembangan teknologi di dunia tak dapat dilepaskan atau dipisahkan dari perkembangan ekonomi. Saling ketergantungan ini dimotori terutama oleh perkembangan berbagai jenis ilmu pengetahuan yang merupakan dasar inovasi dalam menghasilkan teknologi-teknologi baru baik yang merupakan bagian dari produk maupun bagian dari proses produksi.
Pada era sebelum sekarang, pembicaraan tentang industri strategis hanya mencakup industri-industri yang memiliki kandungan teknologi tinggi dengan harapan akan memiliki nilai tambah yang tinggi. Sebut saja industri persenjataan, kapal, bahan peledak, pesawat terbang, dan elektronika. Dengan adanya pergeseran dan percepatan perkembangan IPTEK saat ini, maka perlu kiranya didefinisikan kembali arti industri strategis. Sebagai contoh, apakah industri strategis dapat didefinisikan sebagai industri yang memiliki benefit margin tinggi ketika mendapat sentuhan teknologi. Memperhatikan RPJMN perlu sebuah definisi baru tentang industri strategis agar dapat menyelesaikan persoalan mendasar dalam pembangunan.
Untuk memastikan ketercapaian tujuan pembangunan nasional, pemerintah perlu berperan untuk mengarahkan, atau bahkan mentargetkan bila dianggap perlu, jenis teknologi, industri dan perusahaan-perusahaan yang spesifik yang dapat dikelompokkan sebagai industri strategis guna meningkatkan daya saing internasional melalui upaya inovasi dan pemajuan teknologi. Hal ini dapat dicapai melalui beberapa instrumen kebijakan dan program yang bisa dipadukan secara langsung dengan kegiatan promosi industri atau dengan produk-produk spesifik dan strategis. Revitalisasi baik secara paradigmatis maupun konsepsi akan dapat menemukan format baru industri strategis yang mampu menopang dengan kokoh usaha pencapaian tujuan pembangunan nasional. Revitalisasi ini perlu menempatkan IPTEK sebagai critical point dalam membangun daya saing bangsa melalui unggulan-unggulan produk/ jasa di industri strategis. Tetap dalam hal ini orientasi pembangunan nasional salah satunya pada keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Ada beberapa domain dalam pengembangan industri strategis, yaitu industri yang berbasis pada kekayaan hayati daratan dan lautan, serta kekayaan geologis daratan dan lautan. Pembangunan rantai nilai dari hulu ke hilir yang baik di industri strategis akan dapat memperbaiki struktur eksport barang/ jasa dengan technology added value yang tinggi. Beberapa strategi terkait hal ini perlu dipertimbangkan agar dapat terjadi sinergi antar daerah dan tidak terjadi penumpukan kekayaan di wilayah tertentu.