Menjembatani Kebutuhan Guru Melalui Short Course Kependidikan

Gap Kebutuhan Guru

                Dengan keluarnya Undang-Undang Guru dan Dosen (UU No.14/2005), dan Peraturan Pemerintah No 19/ 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan beberapa perundangan terkait, membawa beberapa perubahan dalam pengelolaan sekolah, termasuk dalam penyediaan tenaga kependidikan. Mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di sekolah dasar dan menengah merupakan pelajaran yang tidak dapat diabaikan. Hal ini terkait dengan semakin tingginya kebutuhan kemampuan TIK bagi anak didik. Implikasi dari ini adalah kebutuhan guru bidang TIK. Sementara, saat ini baru ada satu LPTK yang memiliki program studi PTIK (Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi) yaitu UNY; yang masih berjalan pada tahuan kedua. Seandainya satu sekolah dibutuhkan 2 orang guru TIK, maka untuk wilayah Jateng DIY saja akan dibutuhkan ribuan guru TIK. Dari mana kebutuhan guru ini dapat dipenuhi? Salah satu alternatif dari masalah ini adalah menggunakan para lulusan program studi TIK seperti program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, maupun Sistem Komputer yang notabene bukan program studi kependidikan. Hal ini menjadi logis karena dalam Permen Diknas No. 16 th 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru disebutkan bahwa untuk menjadi guru tidaklah harus lulusan dari LPTK. Continue reading

Advertisements

Menyiapkan Masa Depan Perguruan Tinggi DIY

Kesehatan dan Daya Saing
Dalam dokumen Rancangan Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) DIY Tahun 2006-2025 disebutkan bahwa visi pembangunan DIY adalah mewujudkan DIY sebagai pusat pendidikan, budaya, dan daerah tujuan wisata terkemuka di Asia Tenggara dalam lingkungan masyarakat maju, mandiri, dan sejahtera. Komitmen untuk menjadikan Yogyakarta sebagai pusat pendidikan terkemuka sudah barang tentu sangat bagus, apalagi kota ini telah memiliki predikat sebagai Kota Pelajar dan Mahasiswa. Kota ini juga kaya dengan kaum intelektual yang kiprahnya belum terkontaminasi dengan kepentingan komersial. Continue reading