Menilai Hasil Belajar

            Kebanyakan pembelajaran konvensional hanya mengikutkan siswa pada tugas-tugas kecil seperti latihan dari buku teks, essay singkat, dan kuis. Dan setelah itu mereka akan memperoleh jawaban, diskusi sederhana dan nilai akhir. Dalam pembelajaran berbasis proyek, pebelajar didorong  untuk turut serta atau melakukan aktivitas dunia nyata, otentik yang barangkali ada hal-hal yang sesuai dengan kekuatan dan keingingan pebelajar sendiri. Dengan demikian, sebagai hasilnya tidak semua siswa belajar hal yang sama pada waktu yang sama.. Hal ini berakibat tugas pengajar menjadi lebih kompleks pada saat melakukan penilaian kemajuan dan pemberian umpan balik.

            Salah satu metode yang paling memungkinkan untuk melakukan penilaian adalah dengan menggunakan metode authentic assessment untuk sebuah pro-yek yang dilakukan siswa. Authentic assessment berfokus pada unjuk kerja siswa dalam menerapkan pengetahuan yang mereka miliki, baik dengan cara mengum-pulkan informasi dari berbagai sumber dan mengintegrasikannya menjadi suatu yang bermakna untuk mendukung ide yang dikembangkan.

            Dalam sistem pembelajaran yang baru, penilaian hasil belajar atau assessment dilakukan untuk memastikan bahwa pebelajar telah melakukan aktivitas belajar. Dari data ini akan dapat diketahui prestasi-prestasi yang telah dicapai oleh pebelajar. Dengan demikian data ini tidaklah ditujukan untuk mengumpulkan informasi belajar yang dilakukan pebelajar, namun lebih pada upaya untuk membantu pebelajar supaya lebih mampu untuk belajar (learning how to learn).

            Karena pembelajaran lebih menekankan pada proses bukan pada hasil saja, maka dalam penilaian hasil belajar tidak dapat diukur dari tes hasil akhir. Penilaian belajar dilakukan selama dan sesudah proses belajar terjadi. Penilaian belajar dilakukan untuk melihat performansi yang diunjukkan oleh pebelajar pada apa yang telah dikuasainya. Dengan demikian semua hal yang merupakan unjuk kerja pebelajar dapat digunakan sebagai dasar penilaian belajar. Penilaian bukan untuk menjawab apa yang telah diketahui pebelajar, tetapi lebih pada apakah mereka belajar.