Kelompok atau Team

            Dalam pembelajaran berbasis proyek, adanya kelompok yang akan melaksanakan aktivitas merupakan kunci yang penting. Dengan demikian dalam pelaksanaan suatu aktivitas proyek perlu dibangun team atau kelompok terlebih dahulu. Team adalah sekompok orang yang melakukan sesuatu secara bersama. Di dalam team mereka mengatur budaya, proses, sistem, dan hubungan mereka sendiri, jika akan menjadi team yang efektif. Team dan kerja team merupakan bagian yang mendasar untuk pelaksanaan proyek (French dan Bell, 1995).

            Lippett (1982) mendefinisikan kerja team sebagai kelompok orang yang mampu memecahkan masalah mereka sendiri. Kerja kelompok dalam group ditunjukkan oleh dua hal. Pertama adalah kemampuan kelompok untuk secara konstan menguji proses mereka untuk terjadinya perbaikan sebagai team. Kedua adalah persyaratan yang disepakati untuk saling percaya dan terbuka dalam komunikasi dan berhubungan. Kedua hal ini dicirikan pada interaksi, hubungan interpersonal, tujuan kelompok, dan komunikasi. Meski tetap memberi peluang yang luas untuk terjadi perbedaan pendapat dan personalitas.

            Sebelum suatu kumpulan orang dapat belajar, maka perlu terbentuk kelompok terlebih dahulu. Ada empat tahapan untuk menjadi kelompok yang berhasil, yaitu:

1.      Forming: Ketika kumpulan orang yang sedang belajar bersepakat bersama dengan yang lain; waktu ketika suatu pekerjaan disepakati untuk diselesaikan.

2.      Storming: waktu terjadinya negosiasi sosial antar anggota untuk dapat terjadinya kesalingpahaman antar anggota.

3.      Norming: waktu ketika peran-peran ditentukan, perasaan bersama dalam kelompok dikembangkan, dan saling berbagi informasi secara bebas.

4.      Performing: ketika telah terjadi produktivitas, kualitas, pengambilan keputusan, pengalokasian sumber daya, kesalingtergantungan interpersonal tercapai.

(Faerman, 1996)

            Kelompok yang berhasil dengan baik apabila memiliki karakteristik berikut:

1.      Tujuan yang jelas dan menantang

2.      Struktur yang digerakkan oleh hasil

3.      Anggota yang kompeten

4.      Komitmen bersama

5.      Iklim kolaboratif

6.      Ukuran keberhasilan

7.      Dukungan dan dorongan dari luar

8.      Kepemimpinan berdasar prinsip-prinsip